Workshop Corporate Social Responsibility Capacity Building Nominator And Finalis Local Hero 2017

SEMARANG – Enterpreneurship Capacity Building, merupakan satu rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan PT Pertamina Training & Consulting. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari di tanggal 4-5 Mei 2017 di Semarang.

Kegiatan CSR ini bertujuan untuk membangun kapasitas kewirausahaan para nominator dan finalis Local Hero Pertamina agar terus mengembangkan pemberdayaan masyarakat di daerahnya masing-masing. Melalui kegiatan Enterpreneruship Capacity Building, para peserta dapat belajar dan bertanya kepada para ahli terkait manajemen keuangan UMKM, pengembangan bisnis melalui website, sosial media, dan pengembangan kewirausahaan dalam bidang agrikultur. Sebanyak 25 nominator dan finalis Local Hero  serta 10 pendamping Local Hero datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti kegiatan Enterpreneurship Capacity Building kali ini. Peserta Local Hero Pertamina terdiri dari 4 pilar, yaitu Hijau, Berdikari, Sehat dan Cerdas. Mewakili daerah masing-masing, mereka datang dengan semangat membangun peradaban masyarakat daerah yang mandiri dan berbasis wirausaha.

Yekti Tri Wahyuni selaku Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini harus menjadi nilai yang baik bagi para peserta, selain menciptakan kualitas manajemen SDM di setiap usaha yang dijalani para Local Hero, namun juga mengikuti perkembangan, tidak hanya dalam kualitas produknya, namun juga dalam bidang pemasaran usaha.

Dalam kesempatan yang sama, Edward Manaor Siahaan, selaku Officer CSR Implementation PT Pertamina (Persero) menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membuat setiap Local Hero semakin mengembangkan kapasitasnya, mendapatkan informasi terkini yang sebelumnya tidak didapatkan dalam aspek manajemen keuangan dan penggunaan internet.

Berlangsung di Noormans Hotel Semarang dan Kebun Hortimart Agro Center Bawen, dengan narasumber-narasumber yang ahli di bidangnya, para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai, hal ini terlihat dari banyaknya diskusi dan tanya jawab dari permasalahan yang mereka hadapi dan antusias untuk belajar hal baru dari pengembangan kewirausahaan.

Materi pertama disampaikan oleh Kabid Kesekretariatan  Lembaga Penjamin Simpanan, Fuad Zaen, S.E, M.S.E mengenai manajemen keuangan. Dalam penjelasannya, sebuah UMKM tidak hanya berfokus pada penjualan saja, namun juga harus mengimbangi dengan sebuah cashflow atau manajemen keuangan dimulai dari pemasukan dan pengeluaran sederhana hingga penghitungan pajak penghasilan. UMKM yang baik dalam tata kelola keuangan dapat menjadi usaha berbasis masyarakat yang besar.

Tidak hanya mengenai manajemen keuangan, para peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan ruang internet untuk pengembangan promosi dan marketing usaha, dijelaskan oleh Hanitianto Joedo, SH., MM selaku Direktur Eksekutif The Joedo Center. Pemanfaatan internet dalam kegiatan berwirausaha dapat menjaring minat masyarakat yang saat ini sudah paham dunia teknologi, tidak dapat dipungkiri, kekuatan internet saat ini bisa memberikan efek positif terhadap pertumbuhan usaha termasuk branding produk usaha para Local Hero. Sebagai narasumber sesi ketiga, Pratomo S.P selaku Direktur Eksekutif Hortimart Agro Center memberikan penjelasan mengenai konsep berwirausaha agrikultur, seperti dalam pemaparannya, wirausaha agrikultur juga harus mengenal teknologi dalam penggarapan lahan, menjalankan usaha agrikultural, harus peka melihat keadaan, jeli, berfikir positif dan berani memulainya.

Di hari kedua kegiatan Enterpreneurship Capacity Building, para peserta mengunjungi Hortimart Agro Center, Bawen – Semarang. Mereka diberikan fasilitasi untuk belajar dan mengetahui wirausaha agrikultur secara lengkap, tidak hanya itu, para peserta juga belajar melalui fasilitator tentang cara menanam dan membudidayakan kelengkeng. Materi-materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para Local Hero sebagai salah satu upaya untuk membina dan mengelola UMKM mereka agar lebih tertata, lebih baik dan modern mengikuti perkembangan zaman, juga diharapkan dapat membantu para  Local Hero untuk terus mendapatkan pengetahuan baru, menciptakan inovasi dan terobosan dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan yang telah mereka lakukan saat ini.