Beda Antara Marketing dan Sales

10-marketing-vs-sales

Istilah “marketing” (pemasaran) dan “sales” (penjualan) bukan merupakan istilah baru atau istilah asing dalam dunia bisnis. Namun banyak orang yang mencampuradukkan kedua istilah tersebut, bahkan seringkali menganggap bahwa marketing dan sales adalah dua hal yang sama. Jika dikaji dari sisi tujuan dan aktivitasnya, sesungguhnya marketing dan sales merupakan dua hal yang berbeda. Namun baik marketing maupun sales merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkenalkan produk dan meningkatkan pendapatannya.

“Marketing” merupakan rangkaian kegiatan pengembangan bisnis atau produk untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen, dengan tujuan untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan. Strategi marketing biasanya mencakup hal-hal yang dikenal sebagai 7P: Product (produk), Price (harga), Place (tempat), Promotion (promosi), Process (proses), People (orang), dan Physical Evidence (bukti fisik). Para marketer akan melakukan riset dan menganalisa data-data dari konsumen untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan perusahaan dalam pengembangan bisnis atau produk, menetapkan harga dan layanan pendukung, merancang distribusi produk, serta menetapkan stategi pemasaran produk. Para marketer juga memiliki tugas menjaga brand perusahaan dan brand produk untuk memastikan perusahaan dikenal oleh publik, para calon konsumen tertarik membeli produk, serta para konsumen eksisting tetap loyal pada produk perusahaan.

Sedangkan “sales” merupakan kegiatan yang berfokus pada teknik-teknik penjualan produk, dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan produk dan pendapatan perusahaan. Para salesman akan bekerja setelah produk siap dipasarkan, di mana mereka berfokus pada kegiatan promosi tanpa memperhatikan faktor strategi marketing yang lain. Tujuan dari kegiatan promosi yang dilakukan bukan untuk menjaga brand image produk, tapi lebih sebagai penawaran produk agar calon konsumen tertarik untuk membeli. Untuk itu, para salesman akan menyampaikan kelebihan produk, dan bila perlu memberikan potongan harga atau daya tarik lainnya. Hubungan antara salesman dengan konsumen terbatas sampai proses transaksi jual beli. Bagi para salesman, tujuan utama mereka adalah mencapai target omzet penjualan, bukan kepuasan konsumen.

“Marketing” dan “sales” memang merupakan dua hal yang berbeda, namun keduanya saling  terkait. Marketing berperan sebagai think tank yang mendesain pengembangan produk dan strategi pemasarannya. Sales adalah tim pelaksana strategi promosi untuk meningkatkan penjualan produk. Perusahaan tidak dapat memenangkan persaingan pasar jika hanya mengandalkan strategi sales. Sebaliknya, peningkatan sales akan mengalami hambatan tanpa dukungan strategi marketing yang brilian. Dengan demikian, marketing dan sales harus dapat bersinergi satu sama lain sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan.

 (Arini Tathagati, S.T., M.T.)

Kata kunci : strategi, pemasaran(marketing), penjualan(sales), produk, konsumen, pengembangan produk, product value, pendapatan, brand image, promosi