CSR Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Digital Marketing Bagi UMKM

BANDUNG – Berkembangnya pemahaman dasar kewirausahaan menjadikan peluang bisnis baru yang benefit bagi masyarakat Indonesia. Tercatat di tahun 2017, rasio kewirausahaan di Indonesia naik menjadi 3,1% atau sekitar 7.8 juta orang yang telah menjadi wirausaha. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang mengembangkan ide-idenya melalui wirausaha.

Seiring banyaknya wiraswasta baru yang muncul, otomatis peluang usaha dan persaingan bisnis semakin ketat, terlebih lagi bagi wiraswasta dalam skala kecil, mereka yang berwirausaha dalam ruang lingkup kecil hanya dapat mengandalkan promosi tradisional atau sekedar menjajakan usaha di event-event tertentu. Atas dasar itu, melalui program CSR, PT Pertamina Training & Consulting ingin memberdayakan para pelaku UMKM untuk lebih berkembang dan menjadi usaha profit yang di kenal oleh khalayak luas.

Program CSR ini memilih Kota Bandung sebagai kota percontohan ekonomi kreatif, hal tersebut didasari oleh target pemerintah untuk mencetak 100 ribu wiraswasta baru untuk kemandirian ekonomi Indonesia. Acara CSR yang dikemas dengan tema “Optimalisasi Pemasaran Produk Melalui Digital Marketing” mengusung usaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital seperti sosial media maupun internet.

Menghadirkan pemateri professional di bidang digital marketing yaitu Benny Krisman Ompussunggu selaku Digital Strategist Director Mullen Lowe Indonesia dan pemateri pelatihan website Hanitanto Joedo selaku Direktur Eksekutif The Joedo Center, para peserta dapat terjun langsung memahami pemasaran produk ke khalayak luas menggunakan fasilitas website. Tidak hanya itu, para peserta juga dibekali oleh ilmu copywriting untuk membuat sebuah artikel maupun caption menarik untuk menjual produk-produk usaha para peserta.

Benny Krisman menjelaskan dalam materinya bahwa para pelaku usaha sebetulnya sudah melakukan kegiatan branding untuk produk usahanya melalui digital marketing, namun belum maksimal dan masih banyak yang kurang tepat sasaran. Maka dari itu, para pelaku usaha dalam pelatihan ini harus dibimbing agar dapat menjalani usaha dengan membuat konten kreatif agar menarik minat calon pembeli produk usahanya. Hanitianto Joedo juga menyampaikan bahwa program kewirausahaan berbasis digital khususnya website sangat diapresiasi oleh pemerintah agar para pelaku usaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara global.

Acara ini terselenggara pada tanggal 15 Juli 2017 di Horison Hotel Bandung dan dibuka oleh Rusmanan selaku Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Training & Consulting. Dalam sambutannya, Rusmanan mengatakan bahwa di era teknologi, digital marketing adalah satu hal penting bagi pengusaha untuk terus bertahan di dunia bisnis dan memaksimalkan pemasaran produk usahanya.

Dihadiri 100 peserta dari seluruh penjuru Jabodetabek – Jawa Barat dan dari berbagai jenis usaha seperti jasa desain grafis hingga usaha kuliner, peserta mendapatkan banyak wawasan baru dalam dunia wirausaha di tingkat menengah. Digital marketing di era teknologi merupakan satu hal penting bagi pengusaha untuk terus bertahan di dunia bisnis. Hal ini sejalan dengan program CSR PT Pertamina Training & Consulting untuk memfasilitasi dan melatih masyarakat luas untuk terus mengikuti era teknologi yang semakin maju dalam mengembangkan usahanya.

Program CSR ini akan dibuat secara berkesinambungan setiap tahunnya, agar wawasan para peserta terhadap optimalisasi pemasaran produk melalui digital marketing terserap dengan baik, dapat diaplikasikan dan dikembangkan secara kontinu serta disebarluaskan kepada wirausaha individu, kelompok maupun wirausaha jenis lainnya yang membutuhkan digital marketing.