Mengembangkan Wirausaha Otomotif dan Zero Fatality Untuk Siswa SMK di Subang

SUBANG – Otomotif merupakan satu bidang penting dalam industri ekonomi di Indonesia, dalam lingkup ASEAN, tercatat industri otomotif di Indonesia tahun 2017 menduduki peringkat kedua dengan 34% pangsa pasar ekonomi ASEAN setelah Thailand. Di dalam negeri industri otomotif juga tumbuh 9% dari tahun 2016. Hal ini menunjukkan bahwa bidang otomotif begitu pesat dalam perkembangan bisnisnya.

Mendasari hal tersebut, banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia membuka program studi yang berkaitan dengan otomotif, agar siswa lulusan SMK otomotif dapat terserap dengan baik di dunia industri. Tidak hanya itu, siswa otomotif juga diberikan mata pelajaran kewirausahaan untuk bekal berwirausaha mencapai kemandirian ekonomi ketika lulus sekolah.

Tidak sedikit para siswa masih belum paham mengenai wirausaha bidang otomotif, pemahaman awam dalam dunia usaha belum cukup untuk mengembangkan dan mengaplikasikan wawasan otomotif ke dalam wirausaha. Sejalan dengan itu, aspek K3 dan AMDAL juga diperlukan untuk industri otomotif karena dampak yang dihasilkan oleh industri otomotif langsung ke aspek keselamatan dan lingkungan.

Sebagai wujud pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan dan penyebarluasan budaya Zero Fatality dari Pertamina, PT Pertamina Training & Consulting mengadakan program CSR bidang otomotif dengan tema “Membangun Generasi Muda Produktif Melalui Wirausaha Bidang Jasa Otomotif” program CSR ini ditujukan bagi siswa-siswi SMK otomotif untuk mengembangkan jiwa berwirausaha dan mengaplikasikan K3 AMDAL dengan tepat guna di workshop (bengkel) otomotif.

Kabupaten Subang dipilih sebagai destinasi program CSR karena masih dalam area yang terdampak wilayah operasi PT Pertagas dengan terdapatnya jalur pipa gas dan Kabupaten Subang juga merupakan area operasi bisnis PT Pertamina Training & Consulting.

Program CSR ini dilaksanakan pada hari Selasa, 5 September 2017 bertempat di Sari Ater Hotel & Resort, acara dihadiri oleh dari dua sekolah di Kabupaten Subang yaitu SMK Pelita Nusa dan SMK Bina Taruna dengan jumlah ±125 peserta. Acara dibuka oleh Yekti Tri Wahyuni selaku Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis PT Pertamina Training & Consulting. Diharapkan dengan adanya program CSR bidang otomotif ini dapat membuka wawasan para siswa terhadap bidang usaha otomotif serta K3 dan AMDAL dalam perkembangan dunia industri otomotif di Indonesia khususnya Kabupaten Subang.