PT Pertamina Training & Consulting Lulus Uji Sertifikasi TUK MANDIRI

upload

JAKARTA – Dalam rangka mendukung program nasional untuk menciptakan pekerja yang kompeten dibidangnya sesuai dengan UU nomor 29 serta mengimplementasikan pengembangan bisnis pelatihan dan konsultasi, PT Pertamina Training & Consulting berani mengajukan diri untuk mengikuti sertifikasi Tempat Uji Kompetensi (TUK) dibawah naungan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang Migas. Kesiapan PT Pertamina Training & Consulting untuk melewati tahap sertifikasi TUK ini sudah dirinci dengan matang.

Uji kompetensi yang disertifikasi untuk PT Pertamina Training & Consulting berupa 5 bidang yang terdiri dari bidang loading master, perawatan sumur migas, SPBU, Certified Refueling Operator (CRO) Pertamina Aviasi, serta bidang operasi dan produksi. Assessment dilakukan oleh Ir. Heri Pramono selaku asessor dari LSP Migas dan Dr. Yudi Solihin MSc. Selaku kepala LSP Migas dan lead assesor

Assessment dilaksanakan tanggal 8 Februari 2017 pukul 3 sore yang bertempat di Smart Room PTC. Acara dibuka oleh Taryono selaku Dirut PT Pertamina Training & Consulting yang kemudian dilanjutkan oleh Dr. Yudi Solihin MSc selaku kepala LSP Migas dan lead assesor yang memberikan penjelasan tentang hukum dan pentingnya sertifikasi kompetensi untuk bisnis PT Pertamina Training & Consulting kedepan dan kontribusi positif bagi pekerja Indonesia agar tidak kalah saing dengan pekerja asing.

Dirut PT Pertamina Training & Consulting memberikan dukungan penuh untuk program sertifikasi pekerja yang didasari masih luasnya pasar industri migas yang dijalani oleh Pertamina serta untuk menyiapkan pekerja Indonesia dalam serbuan pekerja asing di era MEA saat ini. Data statistik menunjukkan bahwa dalam pangsa pasar seratus empat puluh juta pekerja, tercatat baru dua puluh ribu pekerja yang telah disertifikasi oleh Migas Cepu dan delapan ribu pekerja tersertifikasi oleh LSP Migas.

Tidak hanya Dirut PT Pertamina Training & Consulting saja yang mendukung penuh pelaksanaan sertifikasi ini, arahan efisiensi Direktur Pertamina kepada semua lini industri migas termasuk Pertamina untuk memberikan dukungan sertifikasi agar dapat membuka kesempatan pekerja lokal yang memiliki kompentensi yang setara untuk menggantikan pekerja asing di kontraktor migas dengan standar pendapatan yang lebih kompetitif.

Pelaksanaan kompentensi seluruh pekerja di bidang migas yang sudah mapan dan industri lainnya secara bertahap didasari kuat oleh dasar hukum UU nomor 13 tahun 2001 dalam pasal 13 ayat 1 serta Peraturan Menteri nomor 5 tahun 2012. Setelah beberapa rangkaian kegiatan asessmen yang dilakukan oleh LSP Migas, PT Pertamina Training & Consulting dinyatakan lulus assessmen TUK Mandiri. Target PT Pertamina Training & Consulting untuk tahun ini adalah mensertifikasi 1000 orang sesuai dengan bidang LSP PTC. Diharapkan dengan terbitnya sertifikat lulus TUK, PT Pertamina Training & Consulting sudah bisa membuat jadwal rutin untuk pelatihan (training) dan sertifikasi kompetensi bidang migas TUK PTC tanpa ketergantungan jumlah minimal pekerja yang mengikuti training dan sertifikasi seperti TUK Sewaktu.

Bersamaan dengan hal ini, harapan PT Pertamina Training & Consulting dapat mendorong sertifikasi di semua pekerja internal Pertamina terutama di bidang kompetensi di upstream dan downstream bidang migas (Eksplorasi & Produksi) serta membantu memenuhi demand yang masih belum tertutup dari Migas Cepu.