Wujudkan Pemerataan Energi Nasional, PTC Adakan Kerja sama dengan Dirjen Migas

IMG-1588

JAKARTA- PT Pertamina Training & Consulting (PTC) sebagai anak perusahaan PT Pertamina melakukan kerja sama dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Kerja sama tersebut mengenai jasa konsultasi penyusunan dokumen Front and Engineering Design (FEED) dan Detail Engineering Design For Construction (DEDC) jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga  (Jargas) di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta tahun anggaran 2018. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur PTC Umar Fahmi di Lantai 9 Gedung Migas, Jakarta (17/04/2018).

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Alimuddin Baso mengungkapkan bahwa jaringan distribusi gas bumi merupakan program pembangunan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan pemerataan energi nasional. “Perjanjian ini merupakan tahapan awal mula dalam pembangunan jaringan gas kota. Distribusi Gas kota yang khusus kita sign atau tanda tangani dengan PTC ialah yang nantinya akan kita bangun di daerah Purwakarta dan Karawang. Jadi kurang lebih populasi yang menjadi target kita 20.000 sambungan rumah tangga. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa energi berkeadilan itu ada di masyarakat”, tuturnya.

PTC melalui jasa konsultasi FEED dan DEDC akan mendesain bagaimana jaringan gas kota ini dapat direalisasikan. “Misalnya untuk daerah Karawang akan didesain dapat mulai dilalui dari sumbernya sampai kepada customer dan user atau pemakai, itu minimal sepuluh ribu pengguna. Selain itu, target rumah tangganya pun, bukan rumah tangga yang mampu tapi rumah tangga yang sangat membutuhkan sehingga yang tadi disampaikan bahwa ini untuk pemerataan energi yang ada di Indonesia memang sesuai target yang membutuhkan”, jelas Fahmi.

“Target kita untuk tahun 2019 sekitar 1,2 juta sambungan rumah. Namun pemerintah baru berhasil membangun kurang lebih 235 ribu sambungan rumah. Kami berharap dengan kerja sama bersama PTC dapat membangun semacam komitmen mutu. Kemudian PTC bisa bersinergi dengan pemerintah khususnya dalam program pembangunan nasional. Karena kalau pelaku usaha kita termasuk Pertamina menjadi bagian untuk bisa membangun reputasi dengan pekerja secara profesional dan bersinergi, suksesnya pembangunan nasional menjadi peluang yang besar”, ujar Alimuddin.

Harapan PTC sebagai tangan kedua dari program nasional ini dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah ungkap Fahmi. Gas menjadi salah satu potensi yang luar biasa di Indonesia. “Harapan kami tentunya kerja sama ini merupakan kelanjutan dari bisnis PTC, tetapi yang paling penting ini merupakan sinergi antara anak bangsa yang ingin memajukan bangsanya melalui penggunaan gas kota ini. Selain itu ini merupakan kebanggaan tersendiri buat kami dan tentunya dengan Dirjen Migas yang sekaligus dengan pemerintah dapat terlibat dalam program pemerataan energi Indonesia”, tutupnya. (ENERGIA//INDAH)