Boyolali, 9 April 2026 – PT Pertamina Training and Consulting melaksanakan Management Walkthrough (MWT) di Fuel Terminal Boyolali sebagai upaya memperkuat implementasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta meningkatkan komunikasi antara manajemen dan pekerja lapangan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, Vice President, dan Manager PTC, serta disambut oleh Pjs Fuel Terminal Manager Boyolali, Erlan Perdana Jaya. Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan penyampaian tujuan kunjungan sebagai bentuk penguatan sinergi dan alignment operasional. Selanjutnya, manajemen melakukan site visit dengan meninjau langsung area operasional, termasuk fasilitas tangki penyimpanan bahan bakar, guna memastikan implementasi prosedur kerja dan aspek keselamatan berjalan optimal. Management Walkthrough menjadi sarana komunikasi dua arah untuk memahami kondisi lapangan sekaligus memperkuat komitmen terhadap budaya kerja yang selamat dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif manajemen dalam memastikan kesiapan operasional serta penerapan standar HSSE secara konsisten. Direktur Utama PTC, Muhammad S. Fauzani, menegaskan bahwa HSSE merupakan prioritas utama. “HSSE bukan ruang untuk berkompromi, karena satu kelalaian kecil akan berdampak besar. Dengan disiplin, kita dapat menyelamatkan banyak hal. Target kita adalah Zero Accident dan Operational Excellence. Ini adalah tanggung jawab bersama, dari pimpinan hingga pekerja di lapangan,” ujarnya. Komisaris Independen PTC, Inas Nasrullah Zubir, menambahkan bahwa komitmen One Vision Zero harus menjadi budaya bersama. “Ini bukan sekadar target, tetapi komitmen kolektif untuk memastikan tidak ada kecelakaan, cedera, maupun fatality. Keselamatan adalah prioritas utama dan tidak ada toleransi terhadap insiden sekecil apa pun,” tegasnya. Melalui pelaksanaan Management Walkthrough ini, PTC menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya HSSE Excellence yang terintegrasi serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder operasional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi katalis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian kinerja perusahaan yang unggul dan berdaya saing.
(red. Corsec)